Aku sempat iri pada langit karena luasnya,
aku sempat iri kepada bumi karena tabahnya,
aku sempat iri pada air karena kemurniannya,
aku sempat iri kepada api karena semangatnya,
aku sempat iri pada gunung karena kuatnya dan
aku sempat iri pada lautan karena dalamnya.
Tapi...aku punya hati walaupun tak seluas langit,
tak semuni air, tak setabah bumi, tak seoptimis api,
tak sekuat gunung dan tak sedalam lautan..
Aku punya hati tuk beriman, tuk cinta dan kasih sayang,
hati tuk selalu berharap, hati tuk selalu bersyukur dan bersabar.
Selasa, 01 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kaitan antara shalat dan qurban
قُلْ إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى للَّهِ رَبّ ٱلْعَـٰلَمِينَ " Katakanlah: "Sesungguhnya salat, ibadah, hi...
-
Orang baik kadang berbuat salah, begitupun orang-orang jahat kadang berbuat baik, manusia itu tidak akan tetap dalam satu keadaan, berubah d...
-
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ “Setiap yang bernyawa akan me...
-
Ternyata di dunia ini banyak teori, beterbangan kesana-kemari, disampaikan oleh orang-orang yang pintar, dengan cara yang indah, lembut, ilm...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar